Patroli Reaksi Peka

Awal tahun 2017 merupakan momentum langkah pertama menuju perubahan yang lebih baik dari sebelumnya. Pada tahun 2016 pencapaian terburuk performa K3 PT Riung Mitra Lestari Jobsite Krassi dengan 80% nilai rapor merah. Kondisi seperti ini tidak boleh berlarut-larut terjadi perlu adanya perbaikan sehingga bisa bangkit dari keterpurukan. Program baru dilahirkan guna menghapus nilai merah dari sebelumnya, program yang diberi nama “Reaksi Peka” untuk menjawab permasalahan di tahun sebelumnya.

Reaksi Peka adalah singkatan dari “Riung Area Krassi Peduli Katiga” merupakan program untuk menginvertensi tindakan tidak aman yang dilakukan karyawan sehingga karyawan mulai tumbuh kesadaran untuk bekerja dengan tindakan aman guna melakukan pencegahan kecelakaan. Salah Satu Kegiatannya adalah Patroli Reaksi Peka yang dibagi menjadi 2 bagian yaitu Patroli Reaksi Peka Level 1 yang terdiri dari PM dan semua Dept Head, dan Patroli Reaksi Peka Level 2 yang terdiri dari Section Head & Group Leader semua departermen serta HSE Officer.

Patroli Reaksi Peka level 1 dibuka oleh Heru Dwi Wahyudhi selaku Project Manager Jobsite Krassi. Pada pelaksaan perdananya diadakan pada hari Minggu, 29 Januari 2017 di Disposal Pit A5 Selatan. Patroli Reaksi Peka Level 1 dilakukan oleh Heru Dwi W, Sarwo Veny M Simatupang, M. Sihotang, M. Ilyas dan Agung Herwidia. Patroli Reaksi Peka Level 1 edisi perdana dilakukan observasi karyawan operator DT 4101. Observer menemukan tindakan tidak aman yaitu driver tidak membunyikan klakson 3 kali saat mundur. Suasana keakraban dan cair saat melakukan interaksi dengan operator, sesekali disellingi dengan tawa dari cadaan Tim Patroli Reaksi Peka Level 1 dengan operator. Tim menjelaskan tentang pentingnya membunyikan isyarat klakson sesuai aturan yang berlaku. Disela interaksi tersebut Tim Patroli Reaksi Peka Level 1 memberikan beberapa pertanyaan untuk operator DT 4101 dan semua pertanyaan tentang aturan K3 dijawab benar sehingga operator mendapat hadiah dari Tim.

Selanjutnya beralih observasi ke unit Bulldozer DZ 147, kali ini Tim meminta operator untuk melakukan P2H unit DZ147, kemudian Operator melakukan P2H terhadap DZ147 sambil menjelaskan kepada Tim Patroli Reaksi Peka. Saat operator menjelaskan tentang P2H unit hing memulai operasi unit, ditemukan penyimpangan yaitu menyalakan lampu kerja sebelum menyalakan mesin karena bisa mengakibatkan baterai tidak awet. Dan berikutnya operator melupakan untuk menggunakan seat belt saat mmengoperasikan unit. Atas penyimpangan tersebut tim menjelaskan tentang perawatan baterai unit dan pentingnya menggunakan seat belt, operator juga mendapatkan teguran dari tim supaya melakukan tindakan yang aman saat bekerja. Interaksi tersebut mengakibatkan suasana menjadi sedikit tegang namun salah satu tim memberikan sedikit candaan sehingga suasana kembali cair. Program Patroli Reaksi Peka ini diharapkan dapat dilaksanakan  secara konsisten dan menjadikan bentuk perhatian dari atasan kepada karyawan untuk selalu melakukan tindakan aman dalam bekerja.

Views All Time
Views All Time
89
Views Today
Views Today
1

Leave a Reply