Partisipasi dan Komitmen

Partisipasi dan Komitmen

 

Daftar Isi

  1. Tujuan
  2. Ruang Lingkup
  3. Referensi
  4. Definisi
  5. Prosedur 4
    5.1. Tugas dan Tanggung-jawab dalam Partisipasi dan Komitmen.
    5.2. Prosedur dalam Pertisipasi dan komitmen
  6. Dokumen Terkait
  1. Tujuan

    Prosedur ini bertujuan untuk :

      1. Memastikan semua karyawan baik karyawan PT.Riung Mitra Lestari maupun sub-kontraktor, di masing-masing jobsite, berpartisipasi aktif dalam aktivitas sistem.
      2. Memastikan semua karyawan (karyawan PT.Riung Mitra Lestari dan sub-kontraktor) di masing-masing Jobsite mempunyai komitmen terhadap berjalan dan suksesnya sistem MK3L PT. Riung Mitra Lestari.
  2. Ruang Lingkup

    Prosedur ini hanya berlaku di lingkungan PT Riung Mitra Lestari (RML).

  3. Referensi

      1. ISO 9001:2008 klausul 5.1 Management Commitment dan 5.5.1 Responsibility and Authority
      2. ISO 14001:2004, Klausul 4.4.1 Resource, Roles, Responsibility and Authority dan 4.4.6 Operational Control
      3. OHSAS 18001:2007, Klausal 4.4.1 Resource, Roles, Responsibility, Accountability and Authority dan 4.4.6 Operational Control
      4. Persyaratan SMK3 PP No. 50 Tahun 2012
      5. Persyaratan SMKP Permen ESDM No. 38 Tahun 2014
  4. Definisi

      1. Partisipasi adalah turut berperan serta dalam suatu kegiatan atau sebuah sistem.
      2. Komitmen adalah keterikatan seseorang untuk melakukan sesuatu.
      3. Sistem adalah perangkat unsur yang secara teratur saling terkait sehingga membentuk suatu totalitas
      4. SAP (Safety Accountabillity Program) adalah Kewajiban K3L yang harus dilaksanakan dan dapat dipertanggung-jawabkan secara terukur.
  5. Prosedur

          5.1. Tugas dan Tanggung-jawab dalam Partisipasi dan Komitmen.

            1. Presiden Direktur harus berpartisipasi aktif dalam aktivitas sistem K3L PT. Riung Mitra Lestari.
            2. Manager Proyek bertangung-jawab untuk memastikan adanya sistem yang mewadahi partisipasi dan komitmen karyawan.
            3. Manager Proyek harus menunjukkan komitmennya kepada sistem dengan mendukung aktivitas sistem secara aktif melalui komunikasi tertulis dan lisan.
            4. Manager Proyek menerima SAP project dari manager operasional untuk Jobsite nya.
            5. Manager Proyek bertanggung-jawab untuk memastikan SAP tiap bagian pada Jobsite yang didasarkan pada SAP tahunan Jobsite dan mengkomunikasinnya kepada tiap Kepala Bagian.
            6. Semua Kepala Bagian bertanggung-jawab untuk mengkomunikasikan SAP kepada seluruh karyawan yang berada di bagian nya masing-masing.
            7. Kepala Bagian GEA bertanggung-jawab untuk melakukan penunjukan terhadap seluruh karyawan dan diberikan rincian tentang tugas yang mencakup Persyaratan K3L (SAP).
            8. Semua Karyawan bertanggung-jawab untuk berkomitmen dengan berpartisipasi mendukung sistem.

    5.2. Prosedur Pemilihan dalam Partisipasi dan Komitmen.

          1. Semua karyawan dari Presiden Direktur hingga ke level bawah harus berpartisipasi aktif dalam mendukung penerapan sistem.
          2. Semua karyawan harus ditunjuk secara tertulis dan diberi rincian tugas yang mencakup persyaratan partisipasi nya dalam sistem secara terinci.
          3. Semua karyawan harus diinduksi dan harus menerima pelatihan awal maupun lanjutan tentang sistem yang bertujuan memberikan pemahaman karyawan untuk berpartisipasi aktif dalam mendukung penerapan sistem.
          4. Semua Karyawan secara terus menerus harus diberikan motivasi dan semangat serta kesempatan untuk berpartisipasi dalam penerapan sistem.
          5. Manager Proyek dapat menunjukkan komitmen pada sistem dengan memberikan semangat dan dukungan melalui :
              • Surat/memo kepada karyawan
              • Hadir dan berpartisipasi dalam Pertemuan dan safety talk
              • Hadir dan berpartisipasi dalam inspeksi dan audit.
              • Hadir dalam pemberian Penghargaan K3L
              • Hadir dan berpartisipasi dalam kompetisi dan acara khusus K3L.
          6. Kepala Bagian melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan komitmen dan partisipasi dalam aktivitas sistem dalam format SAP yang telah disetujui.
          7. SAP yang dimonitoring harus menjadi bagian dari KPI individu tiap karyawan.
  6. Dokumen Terkait

    • FRM-HSE-008 (Formulir Monitoring SAP)
Views All Time
Views All Time
31
Views Today
Views Today
1